MU Kalah dari Bournemouth, Eddie Howe dan Nagelsmann Dikaitkan sebagai Pengganti Carrick
kalbardaily.com – Masa depan Michael Carrick sebagai pelatih Manchester United berada di bawah tekanan setelah timnya kalah 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, Minggu (25/10/2026). Hasil tersebut memperpanjang tren tanpa kemenangan Setan Merah menjadi delapan pertandingan.
Situasi itu membuat manajemen klub dikabarkan kembali mempertimbangkan sejumlah nama untuk mengisi posisi pelatih kepala. Menurut laporan koresponden sepak bola Sky Sports, Rob Dorsett, kekalahan di kandang sendiri berpotensi mempercepat evaluasi terhadap Carrick.
Dua nama yang disebut masuk dalam daftar kandidat terdepan adalah Eddie Howe dan Julian Nagelsmann. Keduanya dinilai berpeluang mengambil alih tim tanpa Manchester United harus membayar kompensasi kepada klub lain, berdasarkan situasi yang dilaporkan.
Eddie Howe dan Nagelsmann Masuk Radar
Howe disebut terbuka untuk berdiskusi dengan Manchester United apabila posisi pelatih kepala tersedia. Ia meninggalkan jabatan pelatih Newcastle United pada Juli 2026 dan sebelumnya menyampaikan keinginannya untuk beristirahat sejenak dari sepak bola.
Nama Howe juga pernah direkomendasikan oleh mantan direktur olahraga Manchester United, Dan Ashworth. Keduanya saling mengenal ketika Ashworth bekerja di Newcastle United.
Direktur sepak bola Manchester United, Jason Wilcox, disebut lebih menyukai pelatih yang memiliki pengalaman di Premier League. Latar belakang tersebut membuat Howe dinilai sesuai dengan kriteria yang dipertimbangkan klub.
Sementara itu, Nagelsmann memiliki hubungan profesional dengan kepala perekrutan Manchester United, Christopher Vivell. Keduanya pernah bekerja bersama di RB Leipzig.
Nagelsmann sebelumnya menangani Bayern Muenchen sebelum melatih tim nasional Jerman. Namanya kini turut dikaitkan dengan kemungkinan pergantian pelatih di Old Trafford.
Unai Emery dan Antonio Conte Jadi Alternatif
Selain Howe dan Nagelsmann, Manchester United sebelumnya juga mempertimbangkan Unai Emery dan Antonio Conte. Namun, menurut laporan Sky Sports News yang dikutip sumber, kedua pelatih tersebut belum masuk jajaran kandidat terdepan.
Emery masih terikat dengan proyek kepelatihannya di Aston Villa. Meski demikian, mantan bek Liverpool Jamie Carragher menilai Emery memiliki kualitas yang layak dipertimbangkan oleh Manchester United.
“Saya melihat Emery sebagai sosok pelatih ketika memikirkan Manchester United,” kata Carragher, seperti dikutip Sky Sports.
“Saya pikir Emery adalah pelatih terbaik di Premier League.”
Carragher juga menilai pengalaman Emery di kompetisi Eropa dapat menjadi pertimbangan bagi klub yang ingin kembali bersaing di level tertinggi. Meski pernah menangani Paris Saint-Germain dan Arsenal, Emery kini masih berfokus pada pekerjaannya bersama Aston Villa.
Kekalahan dari Bournemouth Perbesar Tekanan
Kekalahan tiga gol tanpa balas dari Bournemouth semakin memperburuk situasi Manchester United. Performa tim yang belum konsisten membuat posisi Carrick menjadi bahan evaluasi, terlebih setelah tim gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir.
Kapten Bruno Fernandes tidak dimainkan dalam laga tersebut setelah sebelumnya mengkritik taktik Carrick pada pertengahan pekan, sebagaimana diberitakan sumber.
Mantan kapten Manchester United Gary Neville juga menilai posisi Carrick semakin sulit dipertahankan.
“Situasinya akan menjadi sangat sulit bagi Michael Carrick untuk terus menjadi manajer Manchester United,” kata Neville dalam komentarnya di Sky Sports.
Sementara itu, Carragher secara terbuka menyuarakan perlunya pergantian pelatih. Ia menilai situasi klub sudah sulit dipertahankan dan keputusan perlu diambil demi kepentingan kedua belah pihak.
Meski tekanan terhadap Carrick meningkat, keputusan mengenai masa depannya tetap berada di tangan manajemen Manchester United. Jason Wilcox dan CEO Omar Berrada diperkirakan berperan dalam memberikan rekomendasi kepada salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe.
Hingga keputusan resmi diumumkan, nama-nama yang beredar masih sebatas kandidat yang dikaitkan dengan posisi pelatih kepala Manchester United.
