Lebih dari 140 Atlet Ramaikan Turnamen Badminton 2026 di Pontianak
kalbardaily.com – Turnamen Badminton 2026 menjadi ajang unjuk kemampuan sekaligus pembinaan bagi atlet bulu tangkis usia dini hingga remaja di Kalimantan Barat. Lebih dari 140 peserta mengikuti kompetisi yang digelar di GOR Bulutangkis Bumi Khatulistiwa, Pontianak, pada 29 Oktober hingga 2 November 2026.
Para peserta berasal dari sejumlah daerah di Kalimantan Barat, termasuk Kabupaten Kubu Raya. Kompetisi dibagi menjadi tiga kelompok usia, yakni anak-anak, pemula, dan remaja, dengan mempertandingkan nomor tunggal putra dan putri.
Ketua Panitia Pelaksana, Rasyid, mengatakan jumlah peserta yang mendaftar melampaui perkiraan awal. Setiap kelas diikuti sekitar 30 hingga 60 atlet.
Menurutnya, turnamen yang semula dirancang sebagai kegiatan pembinaan di Kota Pontianak kemudian diperluas menjadi kompetisi tingkat provinsi agar lebih banyak atlet muda memperoleh kesempatan bertanding.
"Kejuaraan ini awalnya kami proyeksikan untuk pembinaan anak-anak, tetapi skalanya kita buka se-Kalimantan Barat agar pesertanya lebih ramai. Kabupaten Kubu Raya yang letaknya berdekatan juga turut bergabung," ujar Rasyid, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut diinisiasi Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, melalui kerja sama dengan pengurus Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) tingkat provinsi dan kota serta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar).
Turnamen Jadi Sarana Menjaring Bibit Atlet
Bebby Nailufa menilai kompetisi secara berkala diperlukan untuk menemukan dan mengembangkan potensi atlet sejak usia dini.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan sehingga anak-anak memiliki ruang untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun semangat berkompetisi.
"Mencari bibit unggul ini harus sering didukung lewat turnamen yang menumbuhkan semangat dan bakat anak-anak kita di Kota Pontianak dan Kalimantan Barat secara umum," ungkap Bebby.
Ia juga menyinggung prestasi bulu tangkis Kalimantan Barat yang baru-baru ini meraih gelar juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di Malang.
Menurutnya, pencapaian tersebut perlu dijaga melalui dukungan berkelanjutan dari pemerintah, lembaga legislatif, dan komunitas olahraga.
Bebby mengakui pembinaan olahraga secara mandiri masih menghadapi tantangan pembiayaan. Keterlibatan orang tua dan dukungan berbagai pihak diperlukan, terutama ketika anggaran pemerintah daerah terbatas.
Selain pembinaan atlet, ia menilai fasilitas olahraga di Pontianak juga perlu ditingkatkan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah GOR Tabrani Ahmad agar semakin layak digunakan untuk menyelenggarakan kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.
Ia turut mendorong pemerintah daerah lebih aktif memanfaatkan dukungan pemerintah pusat melalui Desain Besar Olahraga Daerah (DBOD), termasuk menyiapkan perangkat dan proposal yang dibutuhkan.
PBSI Jadikan Kompetisi Tolok Ukur Pembinaan
Ketua Pengurus Provinsi PBSI Kalimantan Barat, Joko Sularso, menyambut positif tingginya partisipasi atlet muda dalam turnamen tersebut.
Ia menilai kesempatan bertanding menjadi bagian penting untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet setelah menjalani latihan. Kompetisi juga dapat menjadi persiapan menuju kejuaraan yang lebih tinggi, termasuk Kejuaraan Provinsi.
"Pertandingan ini adalah tolok ukur hasil latihan mereka. Dengan sering bertanding, kami bisa melihat sejauh mana prestasi latihan mereka berkembang," ujar Joko.
Joko berharap para atlet muda Kalbar terus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Ia juga menyebut Kalimantan Barat berpeluang kembali menjadi tuan rumah ajang internasional Indonesia Masters pada 2027 mendatang.
"Tahun depan kami rencananya akan kembali mendapatkan gelaran Indonesia Masters di Pontianak. Semoga ini menjadi penyemangat dan motivasi bagi atlet-atlet kami untuk berprestasi lebih tinggi lagi," pungkasnya.
Sementara itu, panitia berharap penyelenggaraan turnamen berikutnya dapat dikemas lebih besar dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Dukungan sponsor, termasuk New Istana Sport yang membantu penyediaan kostum panitia dan shuttlecock, turut menunjang pelaksanaan kejuaraan tahun ini.
