Jumat, 30 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Kabut Tebal Picu Kecelakaan di Beduai Sanggau, Penumpang Patah Tangan

✍️ Lilis Handayani 🕒 28 Oct 2026 👁️ 1x dibaca
Kondisi cuaca berkabut tebal di kawasan Beduai Kabupaten Sanggau memicu kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan pada Selasa (27/10/2026).
Kondisi cuaca berkabut tebal di kawasan Beduai Kabupaten Sanggau memicu kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan pada Selasa (27/10/2026). Foto: istimewa

kalbardaily.com – Kabut tebal yang membatasi jarak pandang diduga menjadi salah satu faktor kecelakaan antara truk tangki dan minibus Nissan Grand Livina di Jalan Raya Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Selasa (27/10/2026). Insiden tersebut menyebabkan seorang penumpang minibus mengalami luka-luka dan patah tulang pada tangan kiri.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.50 WIB di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, tepatnya di depan surau milik Agus. Kedua kendaraan diketahui melaju searah dari Kembayan menuju Balai Karangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi kabut tebal membuat jarak pandang pengemudi terbatas. Kedua kendaraan yang melaju beriringan berada dalam jarak relatif dekat hingga akhirnya terjadi benturan.

Truk tangki bernomor polisi BE 8408 FU dikemudikan Acuh Sumbawa (31), warga Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Sementara itu, minibus Grand Livina bernomor polisi KB 1458 SU dikemudikan Tan Muhammad Hibatul Wafi (30), warga Pontianak Utara.

Seorang penumpang minibus bernama Heni Oktaviana (35) mengalami luka-luka dan patah tulang pada tangan kirinya. Korban dievakuasi ke RS Tumenggung Gergaji sebelum mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit rujukan di Pontianak.

Benturan tersebut juga mengakibatkan kerusakan berat pada badan minibus sehingga kendaraan harus dievakuasi dari lokasi kejadian.

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Personel Polsek Beduai yang tiba di lokasi mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan untuk kepentingan penyelidikan. Polisi juga melakukan pendataan saksi dan mendalami kronologi kejadian guna memastikan penyebab insiden tersebut.

Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati ketika melintasi wilayah dengan jarak pandang terbatas.

“Ketika jarak pandang terbatas akibat kabut, pengendara harus meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Jangan memaksakan kecepatan apabila kondisi tidak memungkinkan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau pengemudi kendaraan pribadi maupun angkutan umum untuk memastikan kondisi kendaraan tetap layak jalan dan menyesuaikan kecepatan dengan situasi di lapangan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik dan menyesuaikan cara berkendara dengan situasi di lapangan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” katanya.

Polisi mengingatkan bahwa menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan, terutama saat kabut mengurangi jarak pandang di jalan raya.

LH
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update