Rabu, 16 Sep 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Ekonomi
Ekonomi

Sertijab Menkeu: Purbaya Sebut Suahasil Sudah Jago, CELIOS Sodorkan 5 PR Penting

✍️ Lilis Handayani 🕒 15 Sep 2026 👁️ 1x dibaca
Sertijab Menkeu: Purbaya Sebut Suahasil Sudah Jago, CELIOS Sodorkan 5 PR Penting
Sertijab Menkeu: Purbaya Sebut Suahasil Sudah Jago, CELIOS Sodorkan 5 PR Penting Foto: Istimewa

KalbarDaily.com — Posisi Menteri Keuangan RI resmi berganti dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara usai pelantikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (14/9/2026). Dalam acara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026), Purbaya mengaku tidak memberikan pesan khusus karena meyakini kapasitas kepemimpinan penerusnya.

“Dia kan sudah jago. Jalankan saja sesuai dengan keahlian dia,” kata Purbaya seusai serah terima jabatan.

Perkiraan Reshuffle dan Catatan Kinerja Purbaya

Pergantian ini berlangsung hanya beberapa hari setelah Purbaya merotasi sekitar 300 pejabat eselon II dan III di lingkungan Kemenkeu pada Kamis (10/9/2026), yang didominasi jajaran Ditjen Pajak serta Ditjen Bea dan Cukai. Purbaya enggan berspekulasi mengenai keterkaitan rotasi tersebut dengan pencopotannya dan menegaskan bahwa pergantian posisi menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden.

Purbaya mengaku telah menerima kepastian penggantian dirinya via telepon dari Mensesneg Prasetyo Hadi pada Senin (14/9/2026).

“Peluang saya waktu itu sekitar 50:50. Baru tahunya waktu itu,” ungkapnya.

Selama kurang lebih satu tahun menjabat, Purbaya menilai kinerjanya cukup positif. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi nasional tumbuh 5,39 persen (yoy) pada kuartal IV-2025, naik menjadi 5,61 persen pada kuartal I-2026, lalu melambat ke 5,29 persen pada kuartal II-2026.

Lima Catatan Pekerjaan Rumah untuk Suahasil Nazara

Secara terpisah, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira Adhinegara, mengingatkan Suahasil agar segera merespons sedikitnya lima pekerjaan rumah (PR) besar di sektor fiskal:

  1. Komunikasi Kebijakan: Memperbaiki gaya komunikasi kebijakan fiskal secara terbuka kepada publik guna menjaga kepercayaan pelaku usaha.

  2. Keberanian Evaluasi Program Besar: Mengkritisi program beranggaran besar seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Kopdes Merah Putih agar tidak membebani APBN.

  3. Evaluasi Dana Transfer Daerah: Meninjau kembali pemangkasan dana transfer ke daerah yang sebelumnya dinilai terlalu agresif. “Pemangkasan dana transfer ke daerah sebelumnya terlalu agresif sehingga mengganggu pelayanan dasar serta nasib pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja dan tenaga honorer di daerah,” katanya.

  4. Pemisahan Fiskal dan Moneter: Mempertegas batasan antara kebijakan fiskal dan moneter, khususnya terkait rencana penyaluran kredit Himbara ke Kopdes Merah Putih.

  5. Tambahan Anggaran Bencana: Memanfaatkan alokasi pergeseran anggaran APBN 2026 untuk menambah dana penanganan bencana di daerah.

CELIOS memberi batas waktu hingga dua bulan bagi Suahasil untuk membuktikan performa dan arah kebijakannya.

“Kita berikan waktu dua bulan maksimum bagi Suahasil untuk menunjukkan kinerjanya kepada publik. Kalau tidak, kita tekan lagi Prabowo untuk melakukan reshuffle Menteri Keuangan,” tegasnya.

LH
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update