Inflasi Kalbar September 2026 Capai 0,79 Persen, Tertinggi dalam 17 Bulan
kalbardaily.com – Inflasi Kalimantan Barat (Kalbar) pada September 2026 mencapai 0,79 persen secara bulanan. Angka tersebut menjadi inflasi bulanan tertinggi dalam 17 bulan terakhir akibat kenaikan harga sejumlah komoditas.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) September 2026 berada di level 112,76, naik dari 111,88 pada Agustus 2026.
Statistik Ahli Madya BPS Kalbar, Sri Suyatmi, menyampaikan perkembangan tersebut dalam Berita Resmi Statistik di BPS Kalbar, Kamis, 1 Oktober 2026.
“Inflasi September 2026 sebesar 0,79 persen ini merupakan inflasi bulanan tertinggi dalam 17 bulan terakhir," ucapnya.
Secara tahunan, inflasi Kalbar pada September 2026 tercatat sebesar 4,35 persen dibandingkan September 2025. Sementara itu, inflasi tahun kalender atau year-to-date mencapai 3,64 persen.
Dari 11 kelompok pengeluaran yang menjadi komponen penghitungan IHK, sebanyak tujuh kelompok mengalami inflasi dan tiga kelompok mengalami deflasi. Satu kelompok lainnya, yakni pendidikan, tercatat tidak mengalami perubahan harga.
Sri mengatakan komposisi tersebut menunjukkan pergerakan harga pada September berlangsung cukup luas di sejumlah kelompok konsumsi masyarakat.
Di sisi lain, deflasi yang terjadi pada tiga kelompok pengeluaran turut menahan laju kenaikan harga secara keseluruhan.
Perubahan IHK tersebut menjadi salah satu indikator untuk melihat perkembangan biaya konsumsi masyarakat sekaligus dinamika harga di Kalbar.
Dengan inflasi bulanan September mencapai 0,79 persen, perkembangan harga pada bulan tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
