Rumah Pangan Kita Sambas Dorong Kemandirian Pangan dan Ekonomi Keluarga
kalbardaily.com – Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Sambas menghadirkan program Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
RPK yang menjadi salah satu unit usaha TP PKK Kabupaten Sambas melalui Koperasi Insanak Berkemajuan tersebut disiapkan sebagai pusat distribusi berbagai kebutuhan pangan masyarakat.
Tidak hanya menyediakan kebutuhan pangan, RPK juga diarahkan menjadi wadah untuk memperkenalkan dan memperluas pemasaran produk pangan lokal.
Bupati Sambas H Satono berharap keberadaan RPK dapat memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pangan. Pengelolaannya juga akan memanfaatkan teknologi digital, termasuk dalam proses pemesanan hingga pembayaran.
“Kami berharap, Rumah Pangan Kita ini betul-betul bisa melayani ketersediaan pangan dan memberikan kemudahan bagi masyarakat,” kata Satono saat meresmikan RPK di Kantor TP PKK Kabupaten Sambas.
Ketua TP PKK Kabupaten Sambas Hj Yunisa mengatakan, RPK dirancang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat dengan menghimpun dan mengelola berbagai kebutuhan dalam satu wadah ekonomi berbasis kebersamaan.
“Ini menjadi upaya mendukung kemandirian pangan, kemudian penguatan ekonomi keluarga, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui semangat gotong royong,” kata Yunisa.
Operasional RPK Gunakan Sistem Digital
Dalam pelaksanaannya, RPK akan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses pemesanan, pembelian hingga pembayaran.
“TP PKK Kabupaten Sambas juga berinovasi dalam operasionalnya nanti, bukan hanya dilakukan secara manual tapi juga mengaplikasikan kemajuan teknologi, artinya mulai pemesanan, pembelian hingga pembayaran sistem digitalisasi,” ujar Yunisa.
Menurut Yunisa, keberadaan RPK juga diharapkan dapat memberikan ruang pemasaran bagi produk masyarakat. Dengan jalur distribusi yang lebih dekat, warga dapat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pangan sekaligus mendukung peredaran produk lokal.
“Bukan hanya jual beli, RPK harus menumbuhkan pola ekonomi yang saling menguatkan. Produk masyarakat memiliki ruang untuk dipasarkan, sementara masyarakat memperoleh akses terhadap kebutuhan pangan melalui jalur distribusi yang lebih dekat,” katanya.
Melalui program tersebut, TP PKK Kabupaten Sambas berharap RPK dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat dengan menghubungkan penyediaan pangan, pemasaran produk lokal, serta pemberdayaan ekonomi keluarga.
