Sabtu, 24 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Pemprov Kalbar Gelar Rakor Antisipasi Cuaca dan Potensi Bencana hingga Januari 2027

✍️ Lilis Handayani 🕒 06 Oct 2026 👁️ 8x dibaca
Suasana persiapan rapat koordinasi antisipasi potensi bencana hidrometeorologi basah 2026/2027 di pimpin langsung Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan didampingi Pj Sekda Kalbar Hendra dan Plt Kepala BPBD Provinsi Kalbar Ridwan, Selasa, 6 Oktober 2026
Suasana persiapan rapat koordinasi antisipasi potensi bencana hidrometeorologi basah 2026/2027 di pimpin langsung Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan didampingi Pj Sekda Kalbar Hendra dan Plt Kepala BPBD Provinsi Kalbar Ridwan, Selasa, 6 Oktober 2026 Foto: istimewa

kalbardaily.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan kondisi cuaca dan potensi bencana seiring meningkatnya curah hujan.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Selasa (6/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB.

Rakor digelar berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai peningkatan curah hujan menjelang periode Oktober 2026 hingga Januari 2027.

Gubernur Kalbar Ria Norsan sebelumnya telah menandatangani surat undangan rapat pada 4 Oktober 2026. Dalam surat tersebut, kepala daerah dan sejumlah instansi terkait diminta hadir secara langsung tanpa diwakilkan.

Libatkan Kepala Daerah dan Instansi Terkait

Sejumlah pejabat dan lembaga terkait diundang dalam rakor tersebut. Mereka di antaranya Wakil Gubernur Kalbar, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat, Kepala BPBD Kalbar, Kepala BMKG Supadio Pontianak, serta Kepala Basarnas Pontianak.

Selain itu, sejumlah organisasi perangkat daerah turut dilibatkan, seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Biro Hukum Setda Kalbar dan Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak juga menjadi bagian dari pihak yang diundang dalam pertemuan tersebut.

Antisipasi Dampak Peningkatan Curah Hujan

Rakor menjadi salah satu langkah Pemprov Kalbar untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana yang dapat muncul akibat perubahan kondisi cuaca.

Peningkatan curah hujan perlu diantisipasi bersama, terutama melalui kesiapan pemerintah daerah dan instansi yang memiliki tugas dalam penanganan kebencanaan, kesehatan, sosial, transportasi, hingga pengelolaan lingkungan.

Pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup. Awak media yang datang untuk melakukan peliputan diminta menunggu di luar ruang rapat dan akan memperoleh informasi mengenai hasil pembahasan setelah kegiatan selesai. 

LH
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update