Digitalisasi Desa Diperluas, Pemkab Bengkayang Siapkan Roadmap untuk 122 Desa
kalbardaily.com - Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, memperkuat transformasi digital di tingkat desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui program Digital Desa (Digides) yang diarahkan untuk mendorong pemanfaatan teknologi dalam pelayanan masyarakat, administrasi pemerintahan, penyampaian informasi hingga pengelolaan data desa.
Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal mengatakan digitalisasi menjadi bagian penting dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern dan responsif.
"Digitalisasi desa bukan lagi pilihan, tetapi sebuah keharusan," katanya dalam Sosialisasi Digital Desa (Digides) Kabupaten Bengkayang, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, penerapan teknologi digital di desa diharapkan dapat membuat pelayanan pemerintahan berlangsung lebih cepat, tertib dan mudah diakses masyarakat.
Namun, Syamsul menekankan bahwa keberhasilan digitalisasi tidak hanya bergantung pada aplikasi atau perangkat teknologi. Kesiapan sumber daya manusia, ketersediaan infrastruktur serta kemampuan aparatur desa dalam beradaptasi juga menjadi faktor penting.
"Karena itu, digitalisasi harus diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur agar teknologi yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Pemkab Bengkayang juga tengah menyiapkan peta jalan atau roadmap Digital Desa sebagai acuan untuk memperluas transformasi digital ke 122 desa di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bengkayang Markus Dalon mengatakan peta jalan diperlukan agar pelaksanaan digitalisasi memiliki arah yang jelas, termasuk dalam perencanaan, penganggaran dan pelaksanaan program.
Saat ini, baru Desa Sahan, Kecamatan Seluas, yang telah memanfaatkan program Digital Desa. Pemkab Bengkayang mendorong desa lainnya menyesuaikan penerapan teknologi dengan kebutuhan masing-masing.
"Perencanaan digitalisasi perlu dimasukkan dalam RKPDes dan APBDes agar pelaksanaannya dapat dilakukan secara terarah dan berkelanjutan," kata Syamsul.
Program Digital Desa nantinya dapat mendukung berbagai kegiatan pemerintahan, mulai dari administrasi, pelayanan masyarakat, pengelolaan data, perencanaan dan penganggaran hingga penyampaian informasi publik.
Selain pelayanan pemerintahan, pemanfaatan teknologi digital juga diarahkan untuk mendukung pengembangan potensi dan ekonomi desa.
Sosialisasi Digital Desa yang digelar Dinas PMD Kabupaten Bengkayang bersama Tim Digital Desa tersebut diikuti kepala desa atau perwakilan dari 122 desa.
