BRI Rekrut 133 Alumni Magang Nasional, Total Peserta Capai 1.354 Orang
kalbardaily.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah memberikan kesempatan magang kepada 1.354 lulusan perguruan tinggi melalui Program Magang Nasional sejak 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 133 alumni angkatan pertama telah direkrut untuk bekerja di lingkungan BRI.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung peningkatan kompetensi lulusan baru atau fresh graduate agar memiliki pengalaman kerja sebelum memasuki dunia profesional.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan hal tersebut saat mendampingi kunjungan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Kantor Pusat BRI, Jakarta, Jumat (23/10/2026). Dalam kunjungan itu, Menaker meninjau pelaksanaan program, berdialog dengan peserta dan mentor, serta bertemu dengan alumni yang kini telah bekerja di BRI.
Hery mengatakan peserta magang tidak hanya mengamati aktivitas perusahaan, tetapi juga memperoleh kesempatan terlibat langsung dalam pekerjaan dan belajar melalui pendampingan mentor.
“Di BRI, peserta magang tidak sekadar mengamati. Mereka diberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam pekerjaan, belajar bersama mentor, serta memahami bagaimana pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan diterapkan dalam dunia kerja,” ujar Hery.
Peserta Magang Tersebar di Berbagai Daerah
Pada 2025, BRI menerima 571 peserta yang mengikuti tiga gelombang program magang. Sementara itu, pada pelaksanaan 2026, jumlah peserta meningkat menjadi 783 orang.
Dari total peserta tahun ini, sebanyak 436 orang ditempatkan di 65 grup Kantor Pusat BRI. Mereka menjalani pemagangan di sejumlah bidang, termasuk teknologi informasi, manajemen risiko, pengelolaan kekayaan atau wealth management, hingga bisnis ultramikro.
Sebanyak 347 peserta lainnya ditempatkan di 17 kantor regional BRI yang tersebar dari Medan hingga Jayapura.
Menurut Hery, penempatan peserta di berbagai wilayah merupakan bagian dari upaya memperluas akses pengalaman kerja bagi generasi muda. Dengan demikian, kesempatan mengikuti program tidak hanya terpusat di Jakarta maupun kota-kota besar.
Untuk mendukung proses pembelajaran, BRI menerapkan kurikulum BRILiaN Internship Assistant Program. Materi yang diberikan mencakup pengolahan dan analisis data, administrasi operasional, komunikasi efektif, pengetahuan perbankan, penyusunan laporan, serta penerapan ilmu sesuai bidang kerja masing-masing.
Magang Enam Bulan, Peserta Dibimbing Mentor
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengapresiasi pelaksanaan program magang di BRI, terutama karena adanya pendampingan mentor dan rancangan pembelajaran yang terstruktur selama enam bulan.
Menurut Yassierli, mentor berperan dalam menyusun tahapan pembelajaran, mulai dari kompetensi yang perlu dikuasai hingga praktik dan proyek yang harus diselesaikan peserta.
Program tersebut diharapkan dapat membekali peserta dengan pengalaman dan kemampuan yang diperlukan untuk mengikuti sertifikasi profesi pada akhir masa pemagangan.
“Saya mengapresiasi BRI karena programnya dirancang dengan sangat baik. Mentor membantu menyiapkan secara detail selama enam bulan peserta akan belajar apa, mempraktikkan apa, dan mengelola proyek apa. Harapannya, sampai akhir bulan keenam mereka sudah memiliki pengalaman dan kompetensi yang cukup untuk memasuki dunia kerja,” ujar Yassierli.
Sebanyak 133 Alumni Sudah Bekerja di BRI
Hasil program mulai terlihat dari penyerapan alumni angkatan pertama. Dari 571 peserta yang mengikuti program pada 2025, sebanyak 133 orang telah direkrut menjadi pekerja di BRI.
Meski demikian, Hery menegaskan keberhasilan pemagangan tidak semata-mata ditentukan oleh jumlah peserta yang akhirnya bekerja di perusahaan tersebut.
Ia berharap pengalaman selama magang dapat meningkatkan kompetensi, etos kerja, serta kepercayaan diri peserta sehingga mereka lebih siap menghadapi kebutuhan dunia profesional, baik di BRI maupun perusahaan lain.
Program Magang Nasional sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas kesempatan memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan keterampilan lulusan baru. Pada 2026, program ini menargetkan 150 ribu peserta untuk menjalani pemagangan selama enam bulan.
BRI menyatakan partisipasinya merupakan bagian dari komitmen pengembangan sumber daya manusia. Dengan jaringan operasional yang luas dan keterlibatan dalam pembiayaan berbagai pelaku UMKM, perusahaan berharap program tersebut turut mendukung pengembangan talenta muda dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
